Laporan Prakerin.

LAPORAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI ( PRAKERIN )

DI JAVA COMPUTINDO

KANDANGAN

DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI PERSYARATANUJIAN NASIONAL

TAHUN PELAJARAN 2012/2013

 

 

 

SETTING TP-LINK WIRELESS N ADSL2

DENGAN MODEL: TD-W8151N

 

DISUSUN OLEH :

NAMA                                          : WAHYU AJI TRI RISWANDANA

N.I.S                                              : 097 / 60121071

PROG. STUDI KEAHLIAN     : TEKNIK KOMPUTER JARINGAN

 

MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

SMK MUHAMMADIYAH 1 NGORO

TERAKREDITASI ”A”

Jalan Patimura No.09 Brejel Ngoro – Jombang


LEMBAR PENGESAHAN

 

LAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

DI

JAVA COMPUTINDO KANDANGAN

OLEH :

 

KA. Program Teknik Komputer dan Jaringan

 

 

 

 

FAISHOL MUBARROK, S.Kom

 

Guru Pembimbing

 

 

 

 

SABIR HUSAIN, Amd.Kom

 

 

Menyetujui :

 

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Ngoro Jombang

 

 

 

 

Drs. Dja’far, SH

Pimpinan/Direktur DU/DI

 

 

 

 

 

…………………………………..

 
 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur saya haturkan kepada Allah SWT dan atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini dapat diselesaikan tanpa adanya halangan suatu apapun.

Laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini disusun guna memenuhi program kurikulum SMK yang wajib dipenuhi oleh semua siswa pada semester (I) sekaligus sebagai syarat mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN/UAS) tahun pelajaran 2012/2013.

Pada kesempatan ini penyusun ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan laporan hasil Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini. Adapun ucapan itu penyusun haturkan kepada :

  1. Ibunda dan Keluarga saya, yang telah memberikan dukungan dan motivasi berupa materi dan doa untuk menyusun laporan ini.
  2. Bapak Dja’far,  S.H  selaku Kepala Sekolah.
  3. Bapak Sabir Husain  selaku pembimbing sekolah yang telah membantu penyusun dalam pembuatan laporan ini.
  4. Bapak Muhamad Yasin, S.Kom, M.Kom  selaku pembibing PRAKERIN dari bengkel JAVA COMPUTINDO.
  5. Para guru yang telah mendidik dan membimbing saya.
  6. Teman-teman yang telah membantu.
  7. Adik-adik kelasku yang telah memberikan dorongan untuk membuat laporan.

Penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan tidak sempurna baik dalam bahasa, kalimat maupun isinya oleh karena keterbatasan ilmu yang Penyusun miliki maka penyusun mohon maaf dan keikhlasan yang sebesar-besarnya.Besar harapan Penyusun kiranya laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini dapat menambah pengetahuan pada umumnya dan dibidang komputer pada khususnya.

 

 

Hormat saya,

Penyusun

DAFTAR ISI

 

LEMBAR PENGESAHAN…………………………………………………………………………. i

KATA PENGANTAR.. ii

DAFTAR ISI. iii

BAB I PENDAHULUAN.. 1

1.1      Latar Belakang. 1

1.2      Tujuan. 1

1.3      Manfaat 2

1.4      Lokasi, Waktu, dan Tempat Kerja. 2

1.5      Metode Penulisan. 2

BAB II KEGIATAN UMUM… 4

2.1      Sejarah Singkat Perusahaan. 4

2.2      Bidang Usaha. 5

BAB III KEGIATAN KHUSUS. 6

3.1      Landasan Teori 6

3.1.1  Pengertian Dan Sejarah Wireless. 6

3.1.2  Prinsip Kerja. 8

3.2      Peralatan. 11

3.3      Pengertian Hotspot 14

3.3.1  Berapa Investasi Yang Dibutuhkan. 17

BAB IV PEMBAHASAN.. 19

4.1      Langkah Kerja. 19

4.2      Alat 21

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.. 23

5.1      Kesimpulan. 23

5.2      Kritik & Saran. 23

DAFTAR PUSTAKA.. 25

LAMPIRAN.. 26

 


BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Praktek Kerja Indutri (PRAKERIN) adalah suatu bentuk penyelenggaraan dari sekolah yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional. Dimana keahlian profesional tersebut hanya dapat dibentuk melalui tiga unsur utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik dan kiat. Ilmu pengetahuan dan teknik dapat dipelajari dan dikuasai kapan dan dimana saja kita berada, sedangkan kiat tidak dapat diajarkan tetapi dapat dikuasai melalui proses mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Pendidikan Sistem Ganda dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang profesional dibidangnya.Melalui Pendidikan Sistem Ganda diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang profesional tersebut.Dimana para siswa yang melaksanakan Pendidikan tersebut diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat dan sekaligus mempelajari dunia industri.Tanpa diadakannya Pendidikan Sistem Ganda ini kita tidak dapat langsung terjun ke dunia industri karena kita belum mengetahui situasi dan kondisi lingkungan kerja.

 

1.2  Tujuan

Tujuan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) adalah sebagai berikut :

  1. Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang berharga, dan memperoleh masukan serta umpan balik guna memperbaiki dan mengembangkan kesesuaian pendidikan dan kenyataan yang ada di lapangan.
  2. 1

    Meningkatkan pengetahuan siswa pada aspek-aspek usaha yang professional dalam lapangan kerja antara lain struktur organisasi, jenjang karir dan teknik.

  1. Untuk mencapai Visi dan Misi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Ngoro.
  2. Mengimplotasikan antara pendidikan disekolah dan diluar sekolah.

 

1.3  Manfaat

Adapun manfaat dari Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) manfaatnya adalah sebagai berikut :

  1. Dapat mengenali suatu pekerjaan industri dilapangan sehingga setelah selesai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Ngoro dan terjun kelapangan kerja industri dapat memandang suatu pekerjaan yang tidak asing lagi baginya.
  2. Dapat menambah keterampilan dan wawasan dalam dunia usaha yang professional dan handal.
  3. Untuk mengasa keterampilan yang telah diberikan disekolah dan juga sesuai dengan Visi dan Misi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Ngoro.

 

1.4  Lokasi, Waktu, dan Tempat Kerja

Adapun kegiatan prakerin ini dilaksanakan pada tanggal 16 Juli s/d 17 Oktober 2012 yang bertempat di took atau warnet JAVA COMPUTINDO  Jl Jombang Kandangan, yang mana setiap hari saya mulai magang pada jam 09.00 WIB sampai 15.00 WIB.

 

1.5  Metode Penulisan

DalamPenyusunan Laporan ini kita diharuskan memilih metode penulisan yang diantaranya: Deskriptif, Analistis, dan Komparatif. Penyusunan laporan ini dibuat dengan menggunakan metode penulisan deskriptip, yaitu penulisan secara luas dan pemaparannya lebih gambling. Dalam metode ini kita menjelaskan pengertian, fungsi, tujuan maupun manfaat tentang prakerin.Metode deskriftif ini kita tidak hanya menjelaskan teorinya saja, melainkan juga menjelaskan langsung dari hasil praktek yang dilakukan di Java Computindo.

Spesifikasi data laporan dalam kegiatan Prakerin ini diakhiri dengan penulisan laporan tersebut, pelaksanaan kegiatan tersebut  yang telah saya jelaskan dan supaya terarahnya penyusunan laporan ini, maka saya mengambil judul ‘‘setting tp-link wireless n adsl2dengan model: td-w8151n”.


BAB II

KEGIATAN UMUM

 

2.1  Sejarah Singkat Perusahaan

Java Computindo  adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang komputer yang meliputi WARNET (Warung Internet), print warna maupun hitam,pengetikan, scan, cetak foto,back up, service, dan lain-lain. Java Computindo  berdiri sejak 28 mei 2012  yang beralamat di Jl.Jombang Kandangan, Kebondalem telp.(081)233 861 44. Nama Java Computindo sendiri di ambil dari kata Java yang artinya  jawa, Comp yang artinya komputer, dan Indo yang artinya indonesia, yang berarti toko Komputer Indonesia yang berada di jawa. Walupun usahanya tidak seperti nama yang di berikan akan tetapi pemilik toko berharap semua akan terjadi seperti arti dari nama toko tersebut. Java Computindo  merupakan cabang dari Java Computindo  yang juga bergerak di bidang yang sama yang tempat nya di jalan masuk SMA N 1 KANDANGAN (samping rumah pemilik toko).

Pada awalnya Java Computindo buka di belakang tepatnya samping rumah pemilik toko atau warnet,  berhubung ada tanah yang dijual di daerah jalan raya tepatnya di jalan jombang kandangan, jadi tanah itu dibeli kemudian di dirikan bangunan untuk toko komputer java computindo dan untuk toko yang di belakang dijadikan warnet.

Daerah telang yang nutabene merupakan lingkungan siswa SMA yang di situ berdiri sebuah SMA negri yaitu SMA Negeri 1 Kandangan, melihat faktor-faktor yang sangat elementer di daerah siswa SMA seperti pada saat hari sabtu dan minggu yang kebanyakan siswa mengerjakan tugas membuat pemikiran untuk mendirikan toko komputer atau warnet.

4

Memilah dari faktor-faktor di atas pemilik dari Java Computindo  berupaya mencapai tempat yang strategis. akhirnya pemilik Java Computindo mendirikan toko komputer dan warnet  karena di daerah tersebut warganya membutuhkan akses internet meliputi para pelajar,dan masyarakat umum yang merupakan target pasar dari Java Computindo dan sampai sekarang Java Computindo  tetap beroprasi dan menjalankan usahanya di tempat tersebut.

 

2.2  Bidang Usaha

ü    Instalasi hardware/software ü    Foto kopi + ATK
ü    Service pc/laptop ü    Sparepart pc/laptop
ü    Intalasi jaringan/warnet ü    Acecoris pc/laptop


BAB III

KEGIATAN KHUSUS

 

3.1  Landasan Teori

3.1.1   Pengertian Dan Sejarah Wireless

Pengertian wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media perantara pengganti kabel. Dewasa ini teknologi wireless berkembang sangat pesat sekali, secara kasat mata dapat kita lihat dengan semakin banyaknya penggunaan telepon sellular, disamping itu berkembang juga teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

Sedangkan sejarah wireless itu sendiri pertama kali muncul pada akhir tahun 1970-an. IBM mengeluarkan hasil percobaannya dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) untuk menguji WLAN RF. Kedua perusahaan ini hanya mencapai 100 Kbps data rate. Karena mereka tidak memenuhi standar IEEE 802-1 Mbps LAN yang bukan produk yang dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific dan Medis (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2.400-2483,5 MHz dan 5725-5850 MHz tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN komersial memasuki tahapan serius. Kemudian tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spektrum tersebar (SS) pada pita ISM, terlisensi frekuensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate lebih dari 1 Mbps.

6

Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi atau standar WLAN pertama adalah kode 802,11. Peralatan yang sesuai standar 802,11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4 GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps. Selanjutnya pada bulan Juli 1999, IEEE mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b kembali. Teori kecepatan transfer data yang dapat mencapai maksimum adalah 11 Mbps. Kecepatan transfer data yang sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802,3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4 GHz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah potensi gangguan dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi yang sama.

Hampir pada waktu yang bersamaan, spesifikasi IEEE 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5 Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data hingga 54Mbps teoritis maksimum. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sulit untuk menembus dinding atau penghalang lain. Jarak untuk mencapai gelombang radio yang relatif pendek dibandingkan 802.11b.Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a.Namun, saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar itu.

Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi kode 802.11g yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dengan teori kecepatan transfer data hingga 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling komunikasi. Misal, sebuah komputer yang menggunakan jaringan kartu 802.11g dapat memanfaatkan akses point 802.11b, dan sebaliknya.

Yang terakhir tahun 2006, teknologi 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan 802.11b dan 802.11g. Teknologi yang dibawa dikenal dengan sebuah istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi terbaru Wi-Fi. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n.The “Pre-” menyatakan “Prestandard versi 802.11n.”MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan meningkatkan jumlah klien Anda tersambung. Tembus MIMO kekuasaan penghalang lebih baik dari lingkup yang lebih luas. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi di setiap sudut kamar yang sudah ada. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan pendahulunya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802,11a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data 108Mbps.

 

3.1.2   Prinsip Kerja

Di awal telah dijelaskan bahwa untuk menghubungkan sebuah komputer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga komponen yang dibutuhkan, yaitu:

ü  Sinyal Radio (Radio Signal).

ü  Format Data (Data Format).

ü  Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).

Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7  Model Lapisan OSC (Open Sistem Connection), yaitu:

  1. Physical Layer (Lapisan Fisik)
  2. Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
  3. Network Layer (Lapisan Jaringan)
  4. Transport Layer (Lapisan Transport)
  5. Session Layer (Lapisan Sesi)
  6. Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
  7. Application Layer (Lapisan Aplikasi)

Masing-masing dari ketiga komponen yang telah disebutkan di atas berada dalam lapisan yang berbeda-beda.Mereka bekerja dan mengontrol lapisan yang berbeda. Sebagai contoh:

Sinyal Radio (komponen pertama), bekerja pada physical layer, atau lapisan fisik.Lalu Format Data atau Data Format mengendalikan beberapa lapisan diatasnya.Dan struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio.

Lebih jelasnya, cara kerja wireless LAN dapat diumpakan seperti cara kerja modem dalam mengirim dan menerima data, ke dan dari internet. Saat akan mengirim data, peralatan-peralatan Wireless tadi akan berfungsi sebagai alat yang mengubah data digital menjadi sinyal radio. Lalu saat menerima, peralatan tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah sinyal radio menjadi data digital yang bisa dimengerti dan diproses oleh komputer.

 

Prinsip dasar yang digunakan pada teknologi wireless ini sebenarnya diambil dari persamaan yang dibuat oleh James Clerk Maxwell di tahun 1964.

Dalam persamaan itu, dengan gamblang dan jelas Maxwell berhasil menunjukkan fakta bahwa, setiap perubahan yang terjadi dalam medan magnet itu akan menciptakan medan-medan listrik. Dan sebaliknya, setiap perubahan yang terjadi dalam medan-medan listrik itu akan menciptaken medan-medan magnet.

Lebih lanjut Maxwell menjelaskan, saat arus listrik (AC atau alternating current) bergerak melalui kabel atau sarana fisik (konduktor) lainnya, maka, beberapa bagian dari energinya akan terlepas ke ruang bebas di sekitarnya, lalu membentuk medan magnet atau alternating magnetic field.

Kemudian, medan magnet yang tercipta dari energi yang terlepas itu akan menciptakan medan listrik di ruang bebas, yang kemudian akan menciptakan medan magnet lagi, lalu medan listrik lagi, medan magnet lagi, dan seterusnya, hingga arus listrik yang asli atau yang pertama terhenti (terputus).

Bentuk energi yang tercipta dari perubahan-perubahan ini, disebut dengan radiasi elektromagnetik (electromagnetic radiation), atau biasa kita kenal sebagai gelombang radio.Itu artinya, radio dapat di definisikan sebagai radiasi dari energi elektromagnetik yang terlepas ke udara (ruang bebas).

Alat yang menghasilkan gelombang radio itu biasa dinamakan TRANSMITTER. Lalu alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio yang ada udara itu, biasa dinamakan RECEIVER.

Agar kedua alat ini (transmitter dan receiver) lebih fokus saat mengirim, membuat pola gelombang, mengarahkan, meningkatkan, dan menangkap sinyal radio, ke dan dari udara, maka dibantulah dengan alat lain, yaitu ANTENA.

Berkat persamaan dari Maxwell, transmitter, receiver, serta antena, yang kemudian disatukan dalam semua peralatan wireless LAN itulah, maka komputer bisa berkomunikasi, mengirim dan menerima data melalui gelombang radio, atau biasa disebut dengan wireless netwok.

Begitu banyak stasiun Radio dengan frekuensi yang berbeda-beda agar tidak saling bertabrakan, gelombang radio yang akan dikirimkan ke udara itu bisa diatur frekuensinya. Yaitu dengan cara mengatur atau memodifikasi arus listrik yang berada pada peralatan pengirim dan penerima tadi (transmitter, receiver).

Dan jarak yang menjadi pemisah antar frekuensi dinamakan SPECTRUM.Lalu, bagian terkecil dari spectrum disebut dengan BAND.Dan untuk mengukur jumlah perulangan dari satu gelombang ke gelombang yang terjadi dalam hitungan detik, digunakanlah satuan HERTZ (Hz).

Hertz, diambil dari nama orang yang pertama kali melakukan percobaan mengirim dan menangkap gelombang radio, yaitu HEINRICH HERTZ. Satu hertz dihitung sebagai jarak antara satu gelombang ke gelombang berikutnya.Dan sinyal radio itu umumnya berada pada frekuensi ribuan, jutaan, atau milyaran hertz (KHz, MHz, GHz).Dengan mengatur frekuensi itulah maka sinyal radio bisa tidak saling bertabrakan.

 

3.2  Peralatan

Tinjauan infrastruktur wireless internet WiFi (Wireless Fidelity) pada dasarnya adalah istilah generic untuk peralatan wireless LAN, atau dikenal juga sebagai WLAN. Daya jangkauan berkisar antara 100m – 8 km tergantung peralatan yang dipakai dan antena yang digunakan. Biasanya internet wireless bekerja pada protocol standar IEEE 802.11x.x antara lain:

ü  IEEE 802.11 pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 2Mbps

ü  IEEE 802.11a pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps

ü  IEEE 802.11a 2X pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 108Mbps

ü  IEEE 802.11b pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 11Mbps

ü  IEEE 802.11b+ pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 22Mbps

ü  IEEE 802.11g pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps

ü  IEEE 802.11n pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 120Mbps

Komputer yang digunakan sebagai router Kabel coaxial atau kabel USB. Atau semua dapat digantikan dengan acces point.

Peralatan lainya seperti:

  1. Pigtail
  2. Antenna eksternal
  3. UTP LAN dan hub/switch.

 

Jika kita menggunakan komputer sebagai router.Maka kita biasa menggunakan sistem operasi yang dipakai baik Microsot Windows (Windows NT, Windows Server), Linux dan lain-lain. Untuk sistem operasi Linux sebagai router atau server biasanya di set tanpa interface grafik (mode teks) dengan harapan adanya penghematan resource memori dan harddisk.

 

Gambar WiFi Card dan USB WLAN

  1. Pigtail.

Kabel pigtail digunakan untuk menghubungkan radio pemancar dengan antenna outdoor. Pigtail dibuat tidak terlalu panjang (maksimal 60cm) untuk menghindari loss koneksi yang tinggi.

 

 

 

 

 

 

Gambar pigtail

 

  1. Antenna

Antenna berfungsi untuk menyebarkan sinyal. Pada antenna eksternal digunakan untuk menyambungkan titik-titik jarak jauh beberapa kilometer. Antenna bawaan pada radio pemancar biasanya jarak jangkauan hanya beberapa puluh meter. Ada banyak tipe antenna yang dapat digunakan tergantung aplikasi yang dipakai.

1)      Pada sisi client, kita biasanya mengggunakan antenna directional, seperti : antenna parabola, grid, yagi atau antenna kaleng.

2)      Disisi Access point, biasanya digunakan antenna omni atau  antenna sektoral.

 

  1. Access Point

Alat Access point mempunyai dua fungsi:

1)      Sebagai jembatan atau bridge antenna jaringan wireless dan jaringan kabel LAN melalui konektor RJ-45 yang umumnya tersedia dibelakang Access Point.

2)      Sebagai jembatan atau bridge antarjaringan wireless. Biasanya dipakai menghubungkan komputer client. Beberapa Access point mempunyai fungsi kompleks, seperti routing, DHCP server, firewall, proxy server semua menjadi satu di dalamnya. Seringkali kita dapat mengganti antenna bawaan dengan antenna eksternal.

Keuntungan penggunaan access point:

1)      Pengaturan lebih mudah.

2)      Tidak diperlukan sebuah PC yang harus online 24 jam untuk melayani network.

3)      Sistem security yang lebih terjamin. Hardware access point memiliki beberapa fitur seperti block IP, membatasi pemakaian port, dan fitur keamanan lainnya.

 

Gambar beberapa access point indoor

 

Jaringan Hybrid (Wired Network dan Wireless Network) Jaringan Hybrid adalah menghubungkan antara jaringan wired dan jaringan wireless menggunakan akses point. Untuk menghubungkan jaringan kabel dengan jaringan wireless hubungkan switch dengan port LAN pada akses point. Gambar Topologi jaringan Hybrid Pada topologi di atas akses point juga terhubung ke internet melalui komputer 6 (komputer 6 ini dimisalkan sebagai komputer gateway yang ada di ISP dan terhubung langsung dengan internet), sedangkan alamat IP Address 10.122.69.1 dimisalkan sebagai alamat yang diberikan oleh ISP kepada kita.

 

3.3  Pengertian Hotspot

Hotspot merupakan Bisnis Internet BroadBand yang banyak diminati semua kalangan saat ini. Membangun HOTSPOT adalah suatu konsep dimana beberapa komputer dalam suatu perumahan atau blok dapat saling berhubungan dan dapat berbagi data serta informasi. Konsep lain dari HOTSPOT adalah memberdayakan pemakain internet dimana fasilitas internet tersedia selama 24 jam sehari selama sebulan agar biaya yang akan dikeluarkan akan murah. Karena semua biaya pembangunan infrastruktur, operasional dan biaya langganan akan ditanggung bersama. Konsep HOTSPOT sebetulnya sama dengan konsep Warnet, pemilik warnet akan membeli atau menyewa pulsa atau bandwith dari penyedia internet atau ISP (Internet Service Provider) misalkan Telkom, Indosat atau Indonet, lalu dijual kembali ke pelanggan yang datang menyewa komputer untuk bermain internet baik untuk membuka Email, Chating, Browsing, Main Game dan lain-lain.

Perbedaan HOTSPOT dengan Rt-Rw Net sebenarnya tidak beda jauh. Yang membedakan hanyalah jarak yang dipancarkan antena dan kemudahan wireless atau notebook secara sederhana.

Biaya hotspot termasuk murah. Misalnya menyewa komputer di Warnet dengan Rp.2.500 /jam. Asumsikan kita menyewa selama 4 jam perhari maka biaya yang akan dikeluarkan selama sebulan adalah Rp. 300.000,-. Bandingkan dengan HOTSPOT  ini dengan asumsi kita berlangganan Speedy untuk besaran bandwith 384Kb yang harganya Rp. 750.000,- perbulan. Maka jika jumlah warga yang bergabung misalkan 10 orang maka sebulan warga hanya akan membayar kurang lebih Rp. 75.000,-. Biaya tersebut termasuk sangat murah karena pelanggan akan bebas menggunakan internet selama 24 jam sehari selama sebulan penuh.

HOTSPOT merupakan salah satu jaringan trend perkembangan teknologi informasi internet. Internet sudah menjadi pilihan alternatif untuk berkomunikasi. Di Indonesia inernet sudah menjadi kebutuhan pemerintah, perusahaan, maupun pendidikan baik dalam bentuk aplikasi maupun website membantu pemerintah dalam memberikan informasi maupun dalam hal komunikasi. Sedangkan pada perusahaan terutama yang bergerak dalam bidang bisnis sangat dapat membantu perusahaan dalam memasarkan produknya. Untuk dunia pendidikan, Pelajar dan mahasiswa banyak memanfaatkanya sebagai sumber ilmu pengetahuan alternatif. Mereka bisa memperoleh materi pelajaran atau bahan kuliah yang belum tentu didapat dibangku sekolah maupun kampus. Beberapa situs bahkan menyediakan free journal, tutorial, distance learning free journal, tutorial, distance learning hingga cyber kampus. Sementara Ibu-ibu rumah tangga banyak yang mulai melirik internet sebagai sarana bisnis mulai dari home industry, MLM hingga internet marketing. Bukan hanya itu saja, dalam beberapa tahun belakangan ini internet juga telah menjadi trend setter hiburan. Tidak sedikit anak-anak  dan  usia belia bahkan orang dewasa, lebih suka menghabiskan waktunya sekedar untuk Chatting, Friendster, Facebook, dan lain-lain. Apalagi saat ini dunia internet sedang dijangkiti wabah jaringan pertemanan maya lewat friendster, facebook, multiply, yahoo messenger atau webblog.

 

HOTSPOT adalah jaringan komputer swadaya masyarakat dalam ruang lingkup kecil paling jauh 5KM melalui media kabel atau Wireless 2.4 Ghz dan Hotspot sebagai sarana komunikasi rakyat yang bebas dari undang-undang dan birokrasi pemerintah. Pemanfaatan HOTSPOT ini dapat dikembangkan sebagai forum komunikasi online yang efektif bagi warga untuk saling bertukar informasi, mengemukakan pendapat, melakukan polling ataupun pemilihan ketua RT atau RW dan lain-lain yang bebas tanpa dibatasi waktu dan jarak melalui media e-Mail/Chatting/Web portal, disamping fungsi koneksi internet yang menjadi fasilitas utama. Bahkan fasilitas tersebut dapat dikembangkan hingga menjadi media telepon gratis dengan teknologi VoIP.

Tujuan Membangun HOTSPOT

ü  Turut serta dalam pengembangan internet murah di masyarakat.

ü  Membangun komunitas yang sadar akan kehadiran teknologi informasi dan internet.

ü  Sharing informasi dilingkungan RT/RW atau Komplek perumahan sehingga masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan disekitarnya.

ü  Mempromosikan setiap kegiatan masyarakat RT/RW ke Internet sehingga komunitas tersebut dapat lebih di kenal dan bisa dijadikan sarana untuk melakukan bisnis internet.

 

Tujuan lain dari HOTSPOT adalah membuat semacam Intranet yang berisi berbagai macam informasi tentang kegiatan yang ada di lingkungan sekitar. Dengan tersambungnya rumah-rumah ke jaringan Internet secara terus-menerus dan tidak terputus, maka bisnis internet diharapkan akan semakin marak termasuk pemanfaatan internet untuk pembayaran tagihan telpon, listrik, pengecekan Saldo Bank , pemesanan tiket Pesawat dan lain-lain.

 

3.3.1   Berapa Investasi Yang Dibutuhkan.

Untuk Mendirian HOTSPOT ini, ada 2 biaya yang akan dikeluarkan yakni biaya investasi awal dan biaya iuran perbulan. Biaya investasi awal adalah biaya yang hanya dikeluarkan sekali yakni biaya untuk pembangunan infrastrukur. Sedangkan biaya iuran bulanan dan biaya operator adalah biaya yang akan dikeluarkan setiap bulan untuk membayar ke penyedia internet dimana besaranya akan tergantung dari besar bandwith atau kapasitas saluran yang akan disewa. Besaran biaya untuk iuran bulanan ini juga tergantung dari banyaknya pelanggan yang tergabung. Untuk koneksi Internet direncakan akan menggunakan jasa layanan Telkom yakni Speedy walau terkadang agak lambat untuk jam – jam tertentu. Yang termasuk biaya investasi awal adalah biaya untuk pembuatan Netwotk (jaringan) antar RT RW dan biaya penyediaan perlengkapan untuk pemakai atau warga yang ingin bergabung. Yang termasuk biaya yang akan dikeluarkan oleh calon pelanggan untuk pemenuhan perlengkapan adalah pembelian Komputer atau Notebook, Wireless Card dan Antena Penyebar atau Penerima, Aksespoint, PaketWifi dan lain-lain.

Untuk memulai proyek HOTSPOT harus ada tempat yang akan dijadikan sebagai Central (server) HOTSPOT yakni tempat untuk mengelola sistem jaringan atau tempat akan diletakanya server perangkat modem, Billing Server, Access Point dan Switch dan juga sebagai tempat untuk mendistribusikan koneksi internet keseluruh pelanggan. Untuk mendistribusikan koneksi internet keseluruh pelanggan maka ada dua cara yang umunya ditempuh yakni dengan menggunakan sistem kabel (UTP) dan sistem Wireless. Dengan berbagai pertimbangan termasuk letak rumah para pelanggan yang tersebar maka sistem kabel tidak akan efisien jika harus menarik satu kabel kesetiap pelanggan atau rumah karena jarak serta kontur tanah yang tidak rata. Dengan pertimbangan efesiensi dan efektifitas termasuk kemudahan maintenance maka kami usulkan untuk menggunakan sistem Wireless ketika akan mendistribusikan koneksi internet kesetiap rumah termasuk pembentukan sistem jaringan komputer atau Local Area Network (LAN).

Setiap warga yang ingin bergabung dalam komunitas HOTSPOT ini maka peralatan yang dibutuhkan adalah :

  1. PC Desktop/Notebook.
  2. Kartu Wireless ( untuk komputer/Notebook yang belum memilki Card Wireless/WiFi).
  3. Antena Wifi Yagi, Panel, Grid, dan lain-lain.
  4. Akses Point (AP/Radio).

Catatan : Bagi klient yang deket hingga 1,5 KM LOS dan masih menangkap sinyal WIFI tidak perlu memakai tambahan antena, melainkan dengan wireless atau notebook.

Semua biaya untuk perlengkapan adalah biaya yang dibutuhkan oleh warga jika ingin bergabung dengan HOTSPOT. Jenis PC yang cocok buat warga, tipe wireless card yang bagus dan berkualitas serta jenis antena penerima yang akan dipasang disetiap rumah.

Tempat yang menjadi server akan dibangun sebuah tower atau antena dengan ketinggian sekitar 15-18 meter sehingga bisa menjangkau seluruh rumah di Blok A termasuk rumah yang ada di Blok D. Dari tower ini akan dipasang sebuah antena dan Access Point sehingga frekuensi radio atau sinyal dapat ditangkap oleh semua pelanggan.


BAB IV

PEMBAHASAN

 

4.1  Langkah Kerja

Disini akan dibahas bagaimana membuat jaringan wireless dengan menggunakan modem dengan model: TD-W8151N, tidak jauh beda saat kita setup pertama router pada settingan wireless.

Langkah Pertama:

  • Pastikan sudah login ke 192.168.1.1
  • Masuk ke menu Interface Setup
  • Pilih Wireless

Perhatikan langkah-langkah pada gambar di bawah ini agar memudahkan Anda ataupun teman-teman dalam meng-setup wireless.

 

 

Access Point Setting – default

 

 

11n Setting – default

19

 
 

Multiple SSID & QSS setting

 

Pada Multiple SSID kita pilih Yes untuk ke dua-duanya baik itu SSID ataupun QSS. Sedangkan untuk QSS setting kita PBC pada mode QSSnya, perhatikan SSID: POSNET301 itu adalah nama dari wifi pada saat laptop atau hp menscane wireless dalam posisi areal wireless nantinya. Pada penamaan dapat diberi nama apa saja. Sedangkan untuk Authentication Type : pilih  WPA-PSK.

 

 

WPA-PSK

 

Pada bagian ini adalah kunci privasi, di mana kita akan mengisi password wifi tersebut sesuai dengan keinginan kita, pada bagian Encryption kita pilih : TKIP/AES dan pada Pre-Shared Key: adalah password dari wifi , seperti gambar di atas passwordnya nuno2012 bisa 5,8,63-64 karakter yang  bisa dibuat untuk password tersebut, untuk saran password 5/8 digit saja supaya mempermudah di ingat.

Pada WD Setting kita Off-kan saja dan sedangkan untuk Wireless MAC Address Filter kita Active: Activated, setelah selesai Save. Coba scan wifi dengan laptop/netbook atau smartphone Android, jika masih belum bisa juga coba restar pada modem kemudian tunggu sampai lampu hijau pada modem menyala meliputi : ASDL – Internet – WLAN – LAN menyalah semua berarti internet sudah siap di gunakan.

 

4.2  Alat

TD-W8151N 150Mbps Wireless N ADSL2 + Modem Router adalah perangkat 3-in-1, yang dirancang untuk memberikan solusi satu atap untuk memperoleh dan berbagi akses Internet kecepatan tinggi melalui jaringan atau kabel nirkabel. Dengan Mudah Setup Assistant dibundel dalam CD1, SPI dan NAT firewall, QoS mesin dan fitur canggih lainnya, Anda dapat dengan mudah setup jaringan wireless yang dilindungi dan menikmati menyenangkan berbagi surfing internet, file, VoIP, audio dan video streaming.

Detil Spesifikasi :

ü  Data Rates : 150Mbps
ü  Enkripsi :  Hingga 128-bit Encryption

Keamanan

WEP, Wi-Fi ® Access dilindungi (WPA-  PSK,

WPA2-PSK), Wireless MAC Filtering

ü  Operasi Frekuensi : 2,4 GHz
ü  Dimensi : (165 × 28 × 108 mm) WHD
ü  Koneksi Jaringan : 1x WAN Port (RJ-11)
1x LAN Switch Port (RJ-45)
ü  Antena :  Omni directional, Tetap
ü  standar Protokol : wireless
IEEE 802.11a, 802.11b, 802.11g, 802.11n
Wired
IEEE 802.3, 802.3u
ADSL
Penuh tingkat ANSI T1.413 Issue 2, ITU-T

G.992.1 (G.dmt) Annex A, ITU-T G.992.2

(G.Lite) Annex A, ITU-T G.994.1 (G.hs)

ADSL2
ITU-T G.992.3 (G.dmt.bis) Lampiran A / L /

M, ITU-T G.992.4 (G.lite.bis) Lampiran A

ADSL2 +
ITU-T G.992.5 Lampiran A / L / M

 


BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

 

5.1  Kesimpulan

Praktek Kerja Industri (Prakerin) adalah gagasan baik untuk mengembangkan kreativitas dan skill yang dimiliki siswa. Karena melalui Prakerin, selain melatih mental dan tanggung jawab siswa di lapangan industri siswa akan menemukan jati diri selama berada dan berinteraksi dalam lingkungan masyarakat luas.

Berinteraksi atau menggeluti dunia usaha tidak sangat mudah, ada banyak hal yang perlu dilakukan, agar orang yang akan kita ajak hubungan kerja sama dapat terkesan akan apa yang kita lakukan atau kerjakan. Berinisiatif dan saling ber-kolaborasi.

 

5.2  Kritik & Saran

Berdasarkan pengamatan yang telah Penyusun lakukan baik dari pihak sekolah maupun pihak perusahaan atau bengkel maka Penyusun dapat memberikan Kritik dan Saran melalui laporan ini. Kritik dan Saran akan Penyusun tujukan kepada pihak Sekolah dan pihak Perusahaan. Kritik dan Saran yang Penyusun sampaikan diharapkan mampu lebih memajukan kualitas pendidikan SMK MUHAMMADIYAH 1 NGORO dan memajukan Perusahaan atau Bengkel, yaitu antara lain :

  1. Kritik untuk Sekolah
    1. Sebaiknya praktek langsung harus di perbanyak sehingga siswa akan lebih cepat memahami seperti halnya di saat prakerin.
    2. Para guru atau pembimbing harus dapat membuat siswa yakin dan siap melaksanakan Prakerin.
    3. Sebaiknya dalam pembimbingan prakerin lebih di isi dengan kegiatan-
      kegiatan yang lebih bisa memotivasi siswa untuk melaksanakan prakerin, sehingga siswa lebih bersemangat untuk melaksanakan prakerin.
    4.             Saran untuk Sekolah
      1. Lebih memperbanyak lagi waktu praktek mengenai kejuruan.
      2. Melengkapi alat-alat praktikum yang kiranya belum lengkap atau kurang.
      3. Lebih memperbanyak materi produktif yang belum ada (materi tambahan), agar siswa memiliki wawasan yang lebih luas.
      4. Berikan TKJ guru yang professional dan sebaiknya jangan asal.
      5.             Kritik untuk Perusahaan
        1. Pelayanan   terhadap    customer   atau   konsumen   sudah   baik   namun   kurang efisien.
        2. Sebaiknya tempat lebih dirapikan lagi.
        3. Alat-alat service dikelompokan dan disimpan rapi.
      6. Saran untuk Perusahaan
        1. Sebaiknya saat kerja di luar  tempat tidak   terlalu banyak berbicara  sehingga tidak membuang waktu.
        2. Sebaiknya dibagian depan bengkel diberi nama atau reklame agar konsumen dapat dengan mudah menemukannya.
        3. Sebaiknya komputer   internet  tidak   hanya   satu,   bisa  ditambahkan lagi agar kerja lebih efisien.


DAFTAR PUSTAKA

 

[Yu’awaliyah, Siti. Merakit Komputer PC intel Core 2.

http://www.scribd.com/doc/13968252/Contoh-Laporan-Prakerin-PSG-SMK-TKJ Cirebon.30 April 2009

http://www.docstoc.com/docs/17726859/Laporan-PKL-TKJ-SMK-TI Di akses pada tanggal 17 mei 2010.

Fachrurozi, Ridho. Pendidikan Sistem Ganda/ Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).Pada Dunia Usaha/Dunia Indistri.

http://www.docstoc.com/docs/13129201/Contoh-Laporan-Kerja-Di-industri Bekasi. 21 Agustus 2009.

http://syam-huda.blogspot.com


LAMPIRAN

 

Modif printer canon IP 2770

 

 

Merakit Pc

 

 

Melayani Konsumen

 

 

Foto Profil Perusahan

 

 

Profil Perusahaan

 

 

Profil Perusahaan

 

 

 

Mengganti Cadride Canon IP 2770

 

 

Mengganti PSU (Power Supply)

 

 

Merakit PC (Personal Komputer)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s